
TEGAL – Kantor Pertanahan (Kantah) Kota Tegal terus bergerak dinamis dalam menyambut era baru tata kerja birokrasi yang lebih efisien dan responsif. Bertempat di ruang rapat utama, jajaran pejabat struktural Kantah Kota Tegal menggelar rapat intensif pada Jumat (19/06/2026) guna membahas langkah strategis transformasi besar organisasi.
Rapat penting ini berfokus pada persiapan transisi sistem tata kerja kantor pertanahan, yang semula mengandalkan pendekatan tematik, kini beralih menjadi berbasis wilayah. Perubahan fundamental ini diharapkan dapat memangkas sekat birokrasi dan mempercepat jangkauan layanan langsung ke masyarakat.
Jalannya rapat dipimpin langsung oleh Kepala Subbagian Tata Usaha Kantah Kota Tegal, Ismail Imam Permadi, S.E., M.M., dan dihadiri oleh seluruh Kepala Seksi di lingkungan Kantor Pertanahan Kota Tegal.
Dalam arahannya, Ismail Imam Permadi menekankan bahwa perubahan struktur ini bukan sekadar pergantian nomenklatur, melainkan sebuah lompatan besar untuk meningkatkan performa organisasi.
“Transformasi dari tematik ke wilayah ini menuntut kesiapan yang matang di setiap lini. Oleh karena itu, kita akan segera melaksanakan kegiatan pendampingan pengisian pembagian wilayah tugas pada masing-masing seksi wilayah,” ujar Ismail di hadapan para peserta rapat.
Melalui pembagian wilayah tugas yang lebih spesifik di setiap seksi, kontrol terhadap progres pelayanan pertanahan serta penyelesaian target-target strategis dinilai akan menjadi jauh lebih terukur. Setiap seksi nantinya akan memiliki tanggung jawab penuh terhadap klaster wilayah yang telah ditentukan.
Suasana rapat berlangsung interaktif, di mana para Kepala Seksi saling memberikan masukan teknis mengenai pemetaan wilayah tugas agar proses transisi berjalan mulus tanpa mengganggu pelayanan publik yang sedang berjalan.
Dengan adanya rapat persiapan ini, Kantah Kota Tegal membuktikan komitmennya untuk menjadi salah satu motor penggerak reformasi birokrasi di lingkungan Kementerian ATR/BPN, demi menghadirkan pelayanan pertanahan yang semakin profesional, terpercaya, dan berorientasi pada kemudahan masyarakat.