Perkokoh Nilai Pancasila, Kantah Kota Tegal Berkomitmen Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik

TEGAL – Jajaran Kantor Pertanahan (Kantah) Kota Tegal menegaskan kembali komitmennya dalam memberikan pelayanan yang bersih, profesional, dan berintegritas kepada masyarakat. Semangat ini digaungkan di sela-sela Pelaksanaan Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 yang digelar di Halaman Kantor Pertanahan Kota Tegal, Selasa (2/6) pagi.

Upacara ini diikuti secara wajib oleh seluruh elemen pegawai. Mulai dari Pegawai Negeri Sipil (PNS), Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), hingga jajaran Asisten Surveyor Kadastral yang bersentuhan langsung dengan pengukuran tanah masyarakat di lapangan.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut langsung dari arahan Sekretaris Jenderal Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN).

Simbol Keseragaman dan Kedisiplinan Pelayanan

Pantauan di lokasi menunjukkan kekhidmatan upacara yang teperinci melalui keseragaman atribut para peserta. Pegawai ASN tampak mengenakan Pakaian Lengkap Korpri dengan peci hitam polos, sementara jajaran Asisten Surveyor Kadastral tampil dengan pakaian hitam-putih formal.

Keseragaman ini bukan sekadar formalitas upacara, melainkan simbol kesolidan dan kedisiplinan instansi dalam mengawal urusan pertanahan publik. Pihak internal Kantah Kota Tegal memastikan bahwa nilai-nilai dasar Pancasila, seperti keadilan sosial dan gotong royong, harus diimplementasikan secara nyata dalam mempermudah masyarakat mengakses sertifikasi tanah dan program strategis nasional lainnya.

“Upacara ini menjadi momentum pengingat bagi seluruh aparatur pertanahan di Kota Tegal bahwa setiap pelayanan yang diberikan kepada masyarakat harus berlandaskan integritas tinggi, sejalan dengan slogan ATR/BPN: Melayani, Profesional, Terpercaya,” tulis pihak Kantah Kota Tegal melalui semangat koordinasi berbasis e-Office yang terus digalakkan.

Pelayanan Tetap Berjalan Optimal

Meski seluruh pegawai diwajibkan hadir dalam upacara khidmat ini, Kantor Pertanahan Kota Tegal memastikan bahwa aspek pelayanan publik tidak akan terganggu. Kedisiplinan waktu—di mana pegawai diminta hadir 30 menit lebih awal—menjadi kunci agar agenda refleksi nasional ini berjalan efektif tanpa menyita waktu pelayanan utama bagi warga Tegal yang ingin mengurus berkas pertanahan mereka.

Melalui momentum Hari Lahir Pancasila ini, Kantah Kota Tegal berharap kepercayaan publik terhadap keterbukaan informasi dan kepastian hukum atas kepemilikan tanah di wilayah Kota Tegal dapat terus meningkat secara signifikan.

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *